Kamu Pengunjung Ke

Arsip Blog

Get Connection

TRAVEL MURAH KE BANDUNG
Jalan-jalan ke Kota Wisata Bandung dengan layanan yang ramah dan berpengalaman, membuat Anda terasa nyaman dalam mengisi liburan
kiostravel-id.blogspot.com

Koleksi Pakaian Terbaik
Temukan Pakaian Idaman dan sesuai Kebutuhan anda DISINI
dhifastore.blogspot.com

Ads by Dhifa Outlet

Site Info

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com

Followers

Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas. Tampilkan semua postingan

24 Oktober 2013

Ditonton Puluhan Ribu Suporter, Timnas U-19 Masih Sering Tegang


Melihat begitu percaya dirinya para penggawa timnas Indonesia U-19 ketika tampil di lapangan, membuat publik percaya bahwa pasukan Indra Sjafri memiliki mental yang terasah. Namun, sesungguhnya Evan Dimas dan kawan-kawan masih merasa gugup dan tegang kala bermain di hadapan puluhan ribu penonton. 

Psikolog timnas U-19, Guntur Cahyo Utomo, mengungkapkan bagaimana cara dia dan pelatih Indra Sjafri untuk meredam kegugupan para pemain sebelum laga digelar.

"Waktu pertandingan pertama Piala AFF di Sidoarjo melawan Brunei Darussalam, sebelum sampai di stadion, wajah anak-anak semua ceria, bahkan sempat nyanyi sama-sama," kata Guntur.

"Kemudian ketika sampai di stadion, raut wajah mereka langsung berubah setelah melihat begitu banyak penonton di tribun. Kelihatan sekali mereka gugup, ada beberapa pemain yang datang ke saya terus bilang: 'coach, bagaimana ini, saya tegang'," ungkap alumni pasca sarjana Universitas Gajah Mada ini.

Melihat situasi itu, Guntur kemudian berdiskusi dengan pelatih Indra Sjafri dan mencoba menenangkan dan memotivasi para pemain, sehingga situasi kembali normal. Setelah kejadian itu, menurut Guntur, Evan Dimas dan kawan-kawan perlahan mulai terbiasa untuk bermain lebih tenang di pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Anak-anak ini masih tumbuh, karena usia mereka. Ada beberapa pemain yang masih harus didampingi, ada juga yang sudah terbilang cukup matang. Tak perlu disebut namanya, tapi kita bisa lihat saat di lapangan bagaimana mereka," terangnya.

"Selama ini kita terus melatih mental mereka, meskipun terkadang masih fluktuatif, itu lebih karena mereka masih muda. Yang penting selalu kita tanamkan, jadi ke depan mereka terus semakin matang secara mental," sambung dia.

sumber http://bola.viva.co.id/ 

Read More »
07.44 | 0 komentar

Bepe: Timnas U-19 Tidak Cocok Lawan Indonesia RED



Penyerang Indonesia RED, Bambang Pamungkas, mengatakan, timnya bukanlah lawan yang cocok untuk timnas Indonesia U-19. Saat ini Garuda Jaya memang membutuhkan banyak uji coba dalam persiapannya ke Piala Asia U-19 2014 di Myanmar.


Bepe dengan tegas menolak jika ada kemungkinan Indonesia RED menjadi lawan latih tanding bagi Timnas Indonesia U-19. Menurut mantan pemain Persija Jakarta ini, tidak ada keuntungan yang didapat bila pasukan Indra Sjafri menjajal kekuatan Indonesia RED.



"Jadi lawan tanding? Tidak. Tim ini tidak ideal. Memang dulu kami bersama-sama. Tapi bukan ide yg bijaksana, jika kami jadi lawan tanding timnas senior U-23 atau U-19. Tidak ada keuntungan buat kami atau pemain timnas," tegasnya.



Bepe menjadi salah satu penggawa Indonesia RED saat menghadapi United RED di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2013. Itu adalah laga pertama bagi pria 32 tahun tersebut dalam delapan bulan terakhir.



Dia mengaku sedikit gugup saat menjalani laga pertamanya setelah sekian lama absen. "Perasaan? Agak gugup. Pertandingan pertama setelah delapan bulan. Kesulitan mengatur ritme. Bersyukur tidak kram. Insya Allah tahun depan saya main lagi. Klub? Kita lihat saja nanti," jelas Bepe.



Pertandingan antara Indonesia RED versus United RED berakhir dengan skor 7-6. Di laga tersebut, Bepe sama sekali tidak mencetak gol. 

sumber http://bola.viva.co.id/

Read More »
07.37 | 0 komentar

19 Oktober 2013

Teriakan Jebret Iringi Kemenangan Timnas U-19


Teriakan Jebret Iringi Kemenangan Timnas U-19

Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di bawah usia 19 tahun (U-19) telah berakhir manis dengan keluarnya Indonesia sebagai juara melalui drama adu penalti melawan Vietnam. Mengiringi perjalanan Garuda Muda, tentu pemirsa televisi Indonesia tak asing dengan teriakan 'jebret' sang komentator, Valentino Simanjuntak.

Dengan seruan-seruan emosionalnya di setiap peluang gol, Valentino membuat perasaan warga Indonesia yang menonton pertandingan lewat televisi ikut naik-turun. Tak hanya itu, Valentino juga sering mengeluarkan kata-kata puitis dalam komentarnya.

Dalam laga final yang keras nan menegangkan antara Indonesia dan Vietnam, yang disiarkan langsung salah satu televisi swasta, Ahad, 22 September 2013, pemirsa kembali mendengarkan teriakan-teriakan 'jebret' Valentino, apalagi saat adu penalti. 

Valentino juga berkali kali menghimbau agar penonton Indonesia berdoa. "Tentunya pemain-pemain Indonesia membutuhkan doa dari segenap masyarakat Indonesia," ujar Valentino.

Kecintaan Valentino kepada sepak bola Indonesia tak hanya ia tunjukkan dengan begitu bersemangat di depan layar kaca. Ia juga melakukan pendampingan kepada pesepak bola profesional Indonesia yang mengalami masalah dengan gaji ataupun kontraknya. Ia memimpin gerakan Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dengan posisinya sebagai Chief Excecutive Officer (CEO).


sumber http://www.tempo.co/read/news/2013/09/22/099515643/Teriakan-Jebret-Iringi-Kemenangan-Timnas-U-19

Read More »
10.32 | 0 komentar

Valentino Ucapkan "Jebret" Setiap 1,6 Menit


Kata "jebret" mendadak tenar seusai final Piala AFF 2013 U-19 yang melambungkan Timnas Indonesia sebagai juara. Itulah istilah "asing" yang terucap berkali-kali dari mulut komentator Valentino Simanjuntak.
Siapa menyangka kalau Valentino memang sengaja mengucapkan kata jebret untuk menggambarkan kegigihan Timnas saat melakukan serangan ke gawang lawan. Ia sebenarnya juga menggunakan ungkapan "ow ow ow" ketika Timnas dalam kondisi tertekan, tetapi tak setenar jebret.
Valentino yang juga Ketua Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengaku kata-kata itu digunakan sesuai pengalaman dia saat bermain bola.
"Ya dulu itu kan jebret seperti mengistilahkan kalau kita mau nendang bola sekenceng-kencengnya," ujarnya.
Ia bercerita, istilah itu ia gunakan untuk memenuhi permintaan pihak televisi dan diharapkan memberikan warna baru ketika mendampingi pemirsa menyaksikan Evan Dimas dkk bertanding.
Valentino sadar menuai banyak kritik meski tidak sedikit yang akhirnya latah menggunakan kata itu.
"Saya hanya berusaha membawakan acara dengan sepenuh hati. Coba bangkitkan semangat yang lagi nonton. Segala respons saya terima. Lagi pula kalau dikritik, artinya Anda masih diperhatikan, bukan?" ujarnya.
Ucapan "jebret" Valentino itu pun menjadi booming di media sosial, seperti Twitter dan Facebook (Fb).
Bahkan, seperti dilansir Tribunnews.com, seorang pengguna Fb dalam akunnya menghitung penggunaan sejumlah kata dan kalimat unik Valentino selama memandu siaran langsung itu. Dia mencatat, Valentino mengucapkan sedikitnya 72 kali kata jebret dalam siaran berdurasi sekitar 120 menit itu.
Jika dirata-rata, Valentino mengucapkan enam kali kata jebret setiap 10 menit atau satu kali kata jebret setiap 1,6 menit.

sumber http://bola.kompas.com/read/2013/09/25/1503517/Valentino.Ucapkan.Jebret.Setiap.1.6.Menit

Read More »
10.23 | 0 komentar

Indonesia Naik Delapan Tingkat ke Posisi 162


Zurich: FIFA secara resmi mengeluarkan rangking dunia pada Kamis (17/10). 

Indonesia yang sebelumnya menduduki posisi ke-170 kini berada di peringkat 162 dunia atau naik delapan tingkat. 

Indonesia berada bersama Bangladesh dan negara kecil di Afrika, Sao Tome e Principe. Kalah satu peringkat dari Bermuda dan terpaut dua strip dari Malaysia.

Untuk regional Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat enam. 

Yang mengejutkan Filipina yang selama ini dikenal sebagai negara yang tidak terlalu menonjol di cabang sepak bola justru memiliki peringkat tertinggi di antara semua negara Asia Tenggara. 

Filipina kini menempati peringkat 137 dunia dengan poin 213 diikuti oleh Thailand (143), Vietnam (151), Singapura (155) dan Malaysia (160). 

Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste dan Kamboja masih jadi empat negara terlemah.

Bagi Indonesia, penaikan peringkat itu terjadi setelah berhasil menahan imbang China 1-1 pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. 

Sebelumnya Indonesia mengumpulkan 101,62 poin dan sekarang mencapai 120. Peningkatan ini juga berkat rata-rata poin yang terus naik karena sering melakukan uji coba.

Peringkat Indonesia masih bisa naik karena akan melakukan uji coba internasional yang rencananya digelar pada 3 November atau 4 November dan 9 November melawan Mali dan Korea Utara. 

Selain itu, timnas juga akan melakoni laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 melawan China 15 November dan Irak 19 November.

Untuk posisi 10 besar dunia, Spanyol yang menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 tetap nangkring di posisi pertama dengan poin 1513. 

Disusul Jerman yang naik ke peringkat dua dunia dan Argentina yang turun ke peringkat ketiga.

Italia yang bulan lalu berada di peringkat 5 dunia, kini turun ke peringkat 9, dan Brasil yang bulan lalu berada di peringkat 8, kini turun ke peringkat 11. 

"Alhamdulillah peringkat Indonesia naik. Tentu kita berharap peringkat itu akan kembali terdongkrak jika kita terus melakukan uji coba dan bisa mengalahkan tim-tim terbaik di Asia," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Matalitti. (Maggie Nuansa Mahardika)


sumber http://www.metrotvnews.com/bola/read/2013/10/18/450/188950/Indonesia-Naik-Delapan-Tingkat-ke-Posisi-162

Read More »
09.40 | 0 komentar

Timnas U-19 Akan Gandeng TNI untuk Membentuk Mental



Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri, menyatakan bahwa setelah masa liburan habis, maka tim nasional U-19 akan kembali memperoleh pemusatan pelatihan di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini direncanakan menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memberikan bekal mental kepada para pemain. 


"Dalam pemusatan latihan di Yogya, kita akan menggandeng TNI untuk memberikan bekal mental sekaligus memumpuk rasa cinta Tanah Air," tekan Indra, Jumat (18/10/2013). 



Dua bulan ke depan, skuad Garuda Jaya direncanakan akan melakukan berbagai pertandingan uji coba melawan tim-tim luar negeri, antara lain Liverpool yunior, timnas Jepang yunior, dan timnas Australia yunior. 



"Kita juga masih berusaha dapat melakukan uji coba melawan Barcelona yunior," ucapnya. 



Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengatakan, pertemuan secara empat mata antara Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Indra batal dilakukan setelah sebelumnya direncanakan. 



"Pertemuan empat mata batal dilakukan. Namun pada saat peringatan Haornas ke-30 kemarin, Indra Sjafri telah bertemu dengan Presiden dan mendapatkan ucapan selamat," terang Roy.



Lebih lanjut, Roy memaparkan bahwa ketika bertemu dengan Indra, Presiden menyatakan siap memfasilitasi program dan kebutuhan timnas U-19 yang akan bertanding di putaran final AFF U-19 di Myanmar 2014 mendatang. 



"Presiden secara langsung mempercayakan timnas U-19 kepada Indra Sjafri," pungkasnya.

sumber http://bola.kompas.com/read/2013/10/19/0655200/Timnas.U-19.Akan.Gandeng.TNI.untuk.Membentuk.Mental

Read More »
09.15 | 0 komentar