Kamu Pengunjung Ke

Arsip Blog

Get Connection

TRAVEL MURAH KE BANDUNG
Jalan-jalan ke Kota Wisata Bandung dengan layanan yang ramah dan berpengalaman, membuat Anda terasa nyaman dalam mengisi liburan
kiostravel-id.blogspot.com

Koleksi Pakaian Terbaik
Temukan Pakaian Idaman dan sesuai Kebutuhan anda DISINI
dhifastore.blogspot.com

Ads by Dhifa Outlet

Site Info

ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free My Ping in TotalPing.com

Followers

Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

19 Juni 2014

Dampak Buruk Internet Mulai Intai Anak di Sekolah


Dampak Buruk Internet Mulai Intai Anak di Sekolah

Perkembangan internet di dunia sekarang ini sangat luar biasa sekali. Bukan hanya menjangkau kalangan dewasa, orangtua bahkan anak-anak di bawah umur pun dengan mudahnya bisa mengakses yang namanya dunia maya itu.

Pesatnya internet pun tidak hanya berdampak pada kebaikan, tetapi tidak sedikit juga dampak negatif terhadap perkembangan anak-anak dalam hal belajar di sekolah. Contohnya, baru-baru ini,  para guru di Irlandia Utara mengungkapkan kekhawatiran dampak teknologi modern tersebut akan tingkat kemampuan anak didik.

Masalah itu menjadi salah satu pembahasan dalam konferensi tahunan Persatuan Guru dan Dosen, ATL, yang berlangsung di Belfast, beberapa hari lalu. Mereka mengatakan prihatin dengan banyaknya waktu yang digunakan anak-anak dalam menggunakan komputer dan peralatan digital lain di luar sekolah.

Kebiasaan tersebut, menurut ATL, menyebabkan murid-murid menghadapi kesulitan untuk berkonsentrasi di sekolah dan juga tidak bisa bermain serta berinteraksi dengan baik.

"Kami mendengar laporan-laporan tenttang anak yang masih amat muda yang tiba di sekolah dan tidak bisa berkonsentrasi dan bersosialisasi dengan baik karena menghabiskan waktu terlalu banyak di permainan digital dan media sosial," jelas Mark Langhamer, Direktur ATL Irlandia Utara, seperti dikutip BBC, Sabtu (24/5/2014).

"Ada kurangnya motivasi di kalangan para murid, peralatan-peralatan itu benar-benar merusak kemampuan belajar mereka," jelas mereka.

Emma Quinn Langhamer menegaskan para guru mengakui bahwa teknologi digital memberi keuntungan besar kepada murid-murid, akan tetapi perlu disadari juga dampak buruknya terhadap anak-anak. "Kami rasa perlu diambil  tindakan untuk membuat lebih banyak orang tua yang sadar akan masalah itu," tuturnya.

Kurangnya motivasi di kalangan para murid, peralatan-peralatan itu benar-benar merusak kemampuan belajar para siswa didik. Bahkan, sedikitnya setengah dari dari murid berusia tujuh hingga sembilan tahun menggunakan permainan digital yang diperuntukkan untuk orang dewasa.

sumber http://techno.okezone.com/

Read More »
10.03 | 0 komentar

Kecepatan Internet Indonesia Paling Lambat di Asia


Kecepatan Internet Indonesia Paling Lambat di Asia

Perusahaan telekomunikasi Indosat, baru saja selesai menggelar uji jaringan jelang Ramadan dan Lebaran 2014. Dalam sebuah pemaparan mengenai rata-rata kecepatan internet di wilayah Asia, Indonesia menempati urutan terbawah.


Riset Millward Brown AdReaction 2014 mengungkapkan, rata-rata internet di Indonesia 4,1 Mbps, dan itu pun untuk penggunaan yang memakaidevice mobile selama 9 jam per hari. 



Selama ini, untuk negara di Asia dengan rata-rata kecepatan internet tertinggi antara lain Singapura 61 Mbps dan Jepang 41,7 Mbps. Namun demikian, Indonesia masih lebih baik dibandingkan Filipina 3,6 Mbps dan Laos 4 Mbps.



Sharif Mahfoeds, Division Head Data Service Indosat mengatakan, berdasarkan riset Ericsson Mobile 2014, pada 2015 terdapat 7,6 miliar jumlah penduduk dunia. "Pengguna mobile di 2015 (diperkirakan) melebihi populasi dunia," kata Sharif di Semarang, Rabu (18/6/2014).



Sekira 65 persen dari total pengguna menggunakan smartphone. Oleh karena itu, operator berlomba-lomba mengeluarkan program atau layanan internet cepat, bundling, WiFi dan lain-lain. "Yang pelanggan inginkan, pertama kecepatan & jaringan (accessibility), kedua affordability, ketiga banyak pilihan smart device," terangnya.



Ia menjelaskan, Indosat pertama meluncurkan Indosat Super 3G+ pada 2012 dengan kecepatan 7,2Mbps. "Kami luncurkan juga Super WiFi 20 Mbps. Kini, kita juga sudah launch (kecepatan) 42 Mbps," tuturnya.



Layanan internet ini hadir untuk tujuh kota seperti Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Bali. "Kami pertama di Indonesia yang mengklaim 42 Mbps. Kami ingin hadirkan experience-nya untuk pengguna," pungkasnya.

sumber http://techno.okezone.com/

Read More »
09.58 | 0 komentar